Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Film   
Tampilkan postingan dengan label Info Mudik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Mudik. Tampilkan semua postingan

Sopir Bus Mogok Beroperasi Puluhan Penumpang Jurusan Jombang - Malang - Tuban Terlantar

Penunpang bus jurusan Malang - Tuban terlantar di terminal Kepuhsari Jombang akibat sopir bus mogok beroperaai (foto:Luhur Wahyu)


Jombang - Beritajombang.net -  Penumpang bus jurusan Jombang - Malang - Tuban terlantar akibat aksi mogok para sopir, yang sempat terjadi dari pukul 06.00 hingga pukul 09.00 WIB.

Seorang calon penumpang Ahmad Suharto (40), terlantar di terminal Kepuhsari Jombang lantaran aksi mogok sopir buskeberangkatannya ke Malang akibat peristiwa ini.

"Saya sudah menunggu hampir dua jam namun tidak ada bus yang berangkat," ucap warga Diwek yang telah menunggu dari pukul 07.00 itu, Selasa (21/7/2015).

Sementara itu, seorang sopir bus jurusan Jombang - Malang - Tuban, Joko Susanto mengakui dirinya dan teman sekerja memang sempat mogok.

Hal itu karena telah terjadi pelanggaran oleh salah satu bus cepat dengan jurusan yang sama dalam urusan penumpang.

"Seharusnya bus jurusan yang sama tidak boleh menaikan penumpang di jalan (Malang - Jombang - Tuban), namun kenyataanya mereka melanggar perjanjian, bahkan tarif bus Cepat tersebut sama dengan tarif bus biasa" kata Joko.

Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang, Eko Sulistiono Kabid LLAJ membenarkan kejadian itu. Eko menghimbau supaya aksi mogok dihentikan dan meneruskan perjalanan mengingat masih kondisi arus mudik. Untuk mengatasi hal tersebut pihaknya menggandeng pihak kepolisian untuk mengkondiaisikan situasi di terminal Jombang.

"Antisipasinya ke depan, kami akan berusaha mengumpulkan para operator bus dan Organda untuk membahas hal tersebut," tuturnya.(lw2)

Bisa Angkut Mobil, Pemudik Memilih Perahu Tambang Untuk Hindari Macet


Untuk memangkas jarak tempuh pemudik memilih moda transportaai alternatif berua perahu tambang untuk memotong jarak tempuh dari Nganjuk menuju Jombang.(Foto : Rony Suhartomo)

Jombang - Beritajombang.net - Untuk terhindar dari kemacetan panjang, pemudik yang melewati kawasan Jombang yang mengambil jalur alternatif Nganjuk - Jombang via Jatikalen lebih memilih naik perahu tambang. Bukan hanya pengendara sepeda motor, pengemudi mobil juga ikut menyeberangi Sungai Brantas menggunakan perahu tambang. Selain menghindari macet, rute tersebut juga untuk memotong jalur agar lebih cepat sampai di tempat tujuan. Pemandangan itu terlihat di penyeberangan Sungai Brantas Desa/Kecamatan Megaluh. Mayoritas pengendara yang menggunakan jasa  penyeberangan perahu itu hendak menuju daerah Kabupaten Nganjuk, Madiun, dan sekitarnya. ”Biasanya  yang  melintas di sini, mereka yang sudah tahu sebelumnya, tidak tiba-tiba karena arahan polisi,”  ujar Heri Widianto, 30, nahkoda perahu kepada  Berita Jombang, Senin (20/7) kemarin. Perahu kayu bertenaga diesel itu bisa ditumpangi lima mobil dan 10 hingga 15 sepeda motor. Begitu muatan penuh, perahu tersebut langsung bergerak perlahan membelah Sungai Brantas. Dari kawasan Megaluh, perahu sederhana itu menyeberang memasuki wilayah Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk. Begitu juga sebaliknya, dari wilayah Nganjuk, perahu juga membawa  penumpang ke  kawasan Megaluh.  ”Kalau  hari-hari biasa, setiap harinya  sepeda motor yang menggunakan jasa perahu biasanya sekitar 250 pengendara. Sedangkan mobil berkisar seratusan. Untuk saat ini, meningkat hingga 500 hingga 600 pengendara sepeda motor dan 200 mobil setiap harinya,”  jelasnya.(ony)

Pemudik Mulai Padati Stasiun Jombang Tujuan Bandung dan Jakartam

Pada H+3 lebaran terjadi lonjakan penumpang di stasiun Jombang


Jombang - Beritajombang.net - Penumpang Kereta api tujuan Jakarta dan bandung mulai memadati stasiun Jombang, Jawa Timur. Diperkirakan 1500 penumpang akan berangkat dari stasiun ini.
Kepala stasiun jombang Radne Anyarso Tulad mengatakan terjadi lonjakan penumpang sebesar 50 persen dari tahun sebelumnya." Jika pada tahun sebelumnya sekitar 800 - 1000 penumpang berangkat dari stasiun jombang, dan ditahun ini sekitar 1500 penumpang," ujarnya. Senin (20/07/2015).
Saat disinggung ketersedian tiket tujuan jakarta dan bandung Radne mengatakan, persediaan tiket untuk tujuan Jakarta dan Bandung sudah habis dan baru akan tersedia pada 27 Juli 2015 mendatang.
"Untuk tiket kereta api Bisnis tujuan jakarta baru bisa dipesan 27 Juli mendatang begitu juga tujuan bandung. Bahkan untuk kereta api ekonomi dengan tujuan yang sama baru bisa dipesan pada 9 agustus 2015," imbuhnya.
Masih menurut radne, diprediksi lonjakan penumoang baru akan terjadi pada H+ 5 hingga H+7 lebaran."Karena pada senin 27 juli sudah mulai aktif sekolah jadi kemungkinan besar akan terjadi lonjakan penumpang saat weekend," pungkasnya.(ony)

Kapolresb Jombang Himbau Pemudik Agar Waspada Jalan Bergelombang

Pemudik diharapa waspada terhadap kondisi jalan yang bergelombang di sepanjang jalur mudik Jombang. (Foto : net)


Jombang - beritajombang.net - Kapolres Jombang, AKBP Sudjarwoko bersama pejabat di lingkungan Polres Jombang, meninjau 15 pos pantau mudik yang disiapkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2015, yang tersebar disepanjang jalur mudik di Jombang, Jumat (10/7).
Ke - 15 pos pantau yang ditinjau tersebar di perbatasan Kabupaten Jombang - Mojokerto hingga Pos Mengkreng yang berada di ujung barat Kabupaten Jombang. Tujuan peninjauan pos yakni melihat kesiapan sarana prasaran serta anggota yang berjaga di tiap pos.
“Hari ini kita tinjau pos pantau untuk melihat kesiapan sarana prasarana yang tersedia hingga kesiapan anggota yang berjaga,” kata AKBP Sudjarwoko, Jumat (10/7).
Hasil peninjauan, Kapolres menyatakan ada dua jenis kerawanan yang perlu diwaspadai sepanjang jalur mudik di Jombang. Kerawanan itu yakni rawan kecelakaan dan rawan macet.
“Jalur di wilayah Kecamatan Perak ke barat, banyak dijumpai jalan bergelombang. Untuk itu pemudik khususnya pengguna roda dua perlu ekstra waspada agar terhindar dari kecelakaan. Sedangkan jalur di sekitar Mojoagung, adalah titik rawan macet. Namun demikian petugas siap melakukan rekayasa lalu lintas termasuk mencarikan jalur tembus penghubung antar kecamatan untuk mengurai kemacetan,”jelas Sudjarwoko.
Disinggung tentang larangan operasional kendaraan angkut barang mulai H-5 lebaran atau tepatnya pada Minggu (12/7), hingga H+3 pada Selasa (21/7) mendatang, Kapolres menyatakan siap menindak tegas pelanggaran yang terjadi.
“Betul H-5 hingga H+3 ada pelarangan operasional kecuali kendaraan pengangkut BBM dan BBG, ternak, bahan pokok sembako, pupuk, susu murni, barang antaran pos, angkutan sepeda motor giat mudik. Untuk  pelanggaran yang terjadi kami siap menindak tegas. Kendaraan angkut yang melakukan pelanggaran akan kami kandangkan,”pungkas AKBP Sudjarwoko.(ony)

Jelang Lebaran Pengiriman Paket Di Kantor Pos Jombang Alami Lonjakan

Penumpukan paket di Kantor Pos Jombang (Foto : Rony Suhartomo)


Jombang - Beritajombang.net - Jelang hari raya idul fitri 1436 H kiriman paket yang mengunakan jasa pos kian meningkat di Kantor Pos Jombang, mengalami peningkatan. Paket barang berupa Pakaian dan kiriman kue lebaran mendominasi paket barang yang dikirimkan keluar Kabupaten Jombang, hal ini menyebabkan terjadinya penumpukan paket yang akan dikirimkan.
Hari Sumaryono, Kepala Kantor Pos kabupaten Jombang, Mengatakan lonjakan pengiriman paket menggunakan jasa pos sebernarnya sudah terasa pada pertengahan bulan juni. Namun semakin memdekati hari raya jumlah pemgiriman semakin meningkat.
"Hingga saat ini kenaikan sudah mencapai 24 persen dari hari biasanya. Kenaikan itu antara pengirim dan penerima jumlahnya sama. Hal ini terbukti masih menumpuknya kiriman walaupun sudah ada kemdaraan extra yang digunakan," ujarnya, saat ditemui dikantornya. Rabu (8/7/2015).
Hari menambahkan jika kenaikan volume pengiriman paket juga dirasakan di beberapa daerah selain kabupaten jombang. Yakni di Kabupaten Tulungangung, Mojokerto, Kediri, Pare, dan Kabupaten Blitar. Kenaikan volume secara merata di enam kabupaten ini sudah disikapi oleh regional surabaya untuk penambahan armada agar tidak terjadi penumpukan.
"Ada kebijakam dari regional surabaya terkait antipsipasi peningkatan volume kiriman paket ini yakni, Dalam satu hari biasanya ada dua angkutan lalu lintas yang jalan, ditambah menjadi tiga kali dalam hari tertentu misalnya senin, selasa Jumat, karena pada hari-hari tersebut intesitas pengiriman masuk dalam kategori tinggi." pungkasnya.(ony)

INFO MUDIK : Jalur Mengkreng Ramai Lancar

Kediri (beritajombang.NET) - Hingga sore hari ini arus mudik di jalur tengah Jombang tujuan Madiun terpantau ramai lancar. Kendaraan bisa melaju 40 hingga 50 km per jam.

Berdasarakan pantauan BERITAJOMBANG.NET di pertigaan mengkreng kendaraan roda empat dan roda dua mendominasi jalur tersebut

Pertigaan mengkreng merupakan persimpangan dari arah Jombang, Kediri dan Nganjuk. Selain itu juga terdapat pusat oleh-oleh, tak jarang para pemudik berhenti hanya sekedar membeli makanan, penumpukan kendaraan pemudik makin terasa ketika perlintasan kereta api di tutup. (lw2)

 
Copyright © 2015 Hallo Jombang. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger